Dalam pada aku mencari2 bahan bacaan dalam internet mengenai kerukunan rumahtangga aku terjumpa sesuatu yang amat bernilai harganya iaitu wasiat Rasullallah S.A.W kepada menantunya Ali Bin Abi Thalib, dan aku rasa ianya
perlu dikongsi bersama oleh suami isteri diluar sana...dan semoga suamiku tersayang juga membacanya..:)
Adab dan Etika Hubungan suami-isteri
Posted on February 18, 2008 by Syamsuri Rifai
Dalam hadis yang bersumber dari Abu Said Al-Khudri, Rasulullah saw pernah berwasiat kepada menantunya Ali bin Abi Thalib (sa):
“Wahai Ali, jika isterimu memasuki rumahmu, hendaknya melepaskan sandalnya ketika ia duduk, membasuh kedua kakinya, menyiramkan air dimulai dari pintu rumahmu sampai ke sekeliling rumahmu. Karena, dengan hal ini Allah mengeluarkan dari rumahmu 70.000 macam kefakiran dan memasukkan ke dalamnya 70.000 macam kekayaan, 70.000 macam keberkahan, menurunkan kepadamu 70.000 macam rahmat yang meliputi isterimu, sehingga rumahmu diliputi oleh keberkahan dan isterimu diselamatkan dari berbagai macam penyakit selama ia berada di rumahmu.
Cegahlah isterimu (selama seminggu dari awal perkawinan) minum susu dan cuka, makan Kuzbarah (sejenis rempah-rempah, ketumbar) dan apel yang asam. Ali bertanya: Ya Rasulallah, mengapa ia dilarang dari empat hal tersebut? Rasulullah saw menjawab: Empat hal tersebut dapat menyebabkan isterimu mandul dan tidak membuahkan keturunan. Sementara tikar di rumahmu lebih baik dari perempuan yang mandul. Kemudian Ali (sa) bertanya: Ya Rasulallah, mengapa ia tidak boleh minum cuka? Rasulullah saw menjawab: Cuka dapat menyebabkan tidak sempurna kesucian dari haidnya; Kuzbarah menyebabkan darah haid berakibat negatif terhadap kandungannya dan mempersulit kelahiran; sedangkan apel yang asam dapat menyebabkan darah haid terputus sehingga menimbulkan penyakit baginya. Kemudian Rasulullah saw bersabda:
Pertama: Wahai Ali, janganlah kamu menggauli isterimu pada awal bulan, tengah bulan, dan akhir bulan, karena hal itu mempercepat datangnya penyakit gila, kusta, dan kerusakan syaraf padanya dan keturunannya.
Kedua: Wahai Ali, janganlah kamu menggauli isterimu sesudah Zhuhur, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan jiwa anak mudah goncang, dan setan sangat menyukai manusia yang jiwanya goncang.
Ketiga: Wahai Ali, janganlah kamu menggauli isterimu sambil berbicara, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan kebisuan. Dan janganlah seorang suami melihat kemaluan isterinya, hendaknya memejamkan mata ketika berhubungan, karena melihat kemaluan dapat menyebabkan kebutaan pada anak.
Keempat: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu dengan dorongan syahwat pada wanita lain (membayangkan perempuan lain), karena (bila dikaruniai anak) dikhawatirkan memiliki sikap seperti wanita itu dan memiliki gangguan kejiwaan.
Kelima: Wahai Ali, barangsiapa yang bercumbu dengan isterinya di tempat tidur janganlah sambil membaca Al-Qur’an, karena aku khawatir turun api dari langit lalu membakar keduanya.
Keenam: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu dalam keadaan telanjang bulat, juga isterimu, karena khawatir tidak tercipta keseimbangan syahwat, yang akhirnya menimbulkan percekcokan di antara kalian berdua, kemudian menyebabkan perceraian.
Ketujuh: Wahai Ali, janganlah menggauli isterimu dalam keadaan berdiri, karena hal itu merupakan bagian dari prilaku anak keledai, dan (bila dianugrahi anak) ia suka ngencing di tempat tidur seperti anak keledai ngencing di sembarangan tempat.
Kedelapan: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada malam ‘Idul Fitri, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan anak memiliki banyak keburukan.
Kesembilan: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada malam ‘Idul Adhha, karena (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan jari-jarinya tidak sempurna, enam atau empat jari-jari.
Kesepuluh: wahai Ali, jangan menggauli isterimu di bawah pohon yang berbuah, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang penyambuk atau pembunuh atau tukang sihir.
Kesebelas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu di bawah langsung sinar matahari kecuali tertutup oleh tirai, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan kesengsaraan dan kefakiran sampai ia meninggal.
Kedua belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu di antara adzan dan iqamah, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia suka melakukan pertumpahan darah.
Ketiga belas: Wahai Ali, jika isterimu hamil, janganlah menggaulinya kecuali kamu dalam keadaan berwudhu’, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia buta hatinya dan bakhil tangannya.
Keempat belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada malam Nisfu Sya’ban, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan tidak bagus biologisnya, bertompel pada kulit dan wajahnya.
Kelima belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu pada akhir bulan bila sisa darinya dua hari (hari mahaq), karena hal itu (bila anugrahi anak) dapat menyebabkan ia suka bekerjasama dan menolong orang yang zalim, dan menjadi perusak persatuan kaum muslimin.
Keenam belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu di atas dak bangunan ( yang tidak beratap), karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang munafik, riya’, dan ahli bi’ah.
Ketujuh belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu ketika hendak melakukan perjalanan (bermusafir), jangan menggaulinya pada malam itu, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia suka membelanjakan harta di jalan yang tidak benar (pemboros). Kemudian Rasulullah saw membacakan firman Allah swt:
إِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْا إِخْوَانَ الشَّيَاطِيْنَ.
Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan.” (Al-Isra’: 27).
Kedelapan belas: Wahai Ali, jangan menggauli isterimu jika kamu hendak bermusafir 3 hari 3 malam, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi penolong orang yang zalim.
Kesembilan belas: Wahai Ali, gauilah isterimu pada malam senin, karena hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia menjadi pemelihara Al-Qur’an, ridha terhadap pemberian Allah swt.
Kedua puluh: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada malam Selasa, hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia dianugrahi syahadah setelah bersaksi “Sesungguhnya tiada tuhan kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah”, tidak disiksa oleh Allah bersama orang-orang yang musyrik, bau mulutnya harum, hatinya penyayang, tangannya dermawan, dan lisannya suci dari ghibah dan dusta.
Kedua puluh satu: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada malam Kamis, hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi ahli hukum dan orang yang ‘alim.
Kedua puluh dua: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada hari Kamis setelah matahari tergelincir, hal itu (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia tidak didekati setan sampai berubah rambutnya, menjadi orang yang mudah paham, dan dianugrahi oleh Allah Azza wa Jalla keselamatan dalam agama dan di dunia.
Kedua puluh tiga: Wahai Ali, jika kamu menggauli isterimu pada malam Jum’at, hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang orator. Jika kamu menggauli isterimu pada hari Jum’at setelah Ashar, (bila dikaruniai anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang terkenal, termasyhur dan ‘alim. Jika kamu menggauli isterimu pada malam Jum’at sesudah ‘Isya’, maka diharapkan kamu memiliki anak yang menjadi penerus, insya Allah.
Kedua puluh empat: Wahai Ali, jangan gauli isterimu pada awal waktu malam, karena hal itu (bila dianugrahi anak) dapat menyebabkan ia menjadi orang yang tidak beriman, menjadi tukang sihir yang akibatnya buruk di dunia hingga di akhirat.
Kedua puluh lima: Wahai Ali, pegang teguhlah wasiatku ini sebagaimana aku memeliharanya dari Jibril (as). (Kitab Makarimul Akhlaq: 210-212)
Wassalam
Syamsuri Rifai
Thursday, October 21, 2010
Thursday, October 14, 2010
Wednesday, October 13, 2010
Aku Terima Nikahnya......
Firman Allah dalam Al-Qur’an S. Ar-Rum : 21, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.”
Monday, September 6, 2010
Wednesday, December 16, 2009
Pesanan Rasullallah kepada Wanita

Telah bersabda Rasulullah SAW maksudnya, “Kebanyakkan
wanita itu adalah isi neraka dan kayu api”.
Saidatina Aisyah bertanya, mengapa wahai Rasullullah?
Jawab Rasulullah SAW:
1. Kerana kebanyakkan perempuan itu tidak sabar dlm
menghadapi kesusahan, kesakitan dan cubaan seperti
kesakitan melahirkan anak, mendidik anak-anak dan
melayan suami dan melakukan kerja rumah.
2. Tiada memuji ataupun berterima kasih (bersyukur) di
atas kemurahan Allah yg didatangkan melalui suaminya
(jarang org perempuan yg mahu mengucapkan terima kasih
di atas pemberian suaminya)
3. Sering mengkufur (engkar) terhadap nikmat Allah,
contohnya apabila berlaku suatu pertengkaran ada
isteri yg berkata “Sudah 10 thn berkahwin dgn awak tak
ada apa-apa pun”.
4. Gemar bercakap perkara yg sia-sia yg berdosa,
contohnya memperkecil-kecilkan suami dan mengumpat.
Tidak diterima sembahyangnya sehingga ia kembali ia
menghulurkan tangannya kpd suami (meminta ampun dan
maaf)
5. Hadis Nabi SAW “Dunia ini adalah perhiasan, dan
sebaik-baik perhiasan itu ialah wanita ataupun isteri
yg solehah”
6. Sabda Rasulullah SAW “mana-mana perempuan yg
memakai bau-bauan kemudian ia keluar melintasi kaum
lelaki ajnabi agar mereka tercium bau harumnya, maka
dia adalah perempuan zina dan tiap-tiap mata yg
memandangnya itu adalah zina.
7. Sebaik-baik wanita ialah tinggal di rumah, tidak
keluar rumah kecuali atas urusan yg mustahak. Wanita
yg keluar rumah akan dipersonakan oleh iblis. Sabda
Nabi SAW ” perempuan itu aurat, maka apabila ia keluar
mendongaklah syaitan memandang akan dia”
8. Haram bagi wanita melihat lelaki sebagaimana lelaki
haram melihat wanita ( yg halal nikah kecuali dlm
urusan menuntut ilmu dan berjual beli ). Diriwayatkan
bhw satu hari, ketika Rasullullah SAW bersama
isterinya, (Ummu Salamah dan Maimunah) datang
sahabatnya yg buta (Ibnu Maktum). Rasulullah SAW
menyuruh isteri-isterinya masuk ke dlm. Bertanya Ummu
Salamah “Bukankah org itu tidak dpt melihat kami Ya
Rasullullah?” Rasullullah SAW menjawab, “Bukankah kamu
dpt melihat?”
9. Rasulullah SAW bersabda “Perempuan yg melabuhkan
pakain dlm keadaan berhias (bukan utk suami dan
mahramnya) adalah seumpana gelap gelita pd hari
kiamat, tiada Nur baginya.”
10.Sabda Rasulullah SAW “Dikahwini wanita kerana empat
perkara, kerana hartanya, kerana keturunannya, kerana
kecantikkannya dan kerana agamanya. Maka carilah yg
kuat beragama, nescaya kamu bertuah.”
11.Hadis nabi SAW “Salah satu tanda keberkatan wanita
itu ialah perkahwinannya, cepat pula kehamilannya dan
ringan pula maharnya”.
12.Sabda nabi SAW “Wanita yg taat akan suaminya, semua
burung-burung di udara, ikan di air, malaikat di
langit, matahari dan bulan semuanya beristighfar
baginya selama ia masih taat pada suaminya dan
diredhaiNya.”
13.Sabda nabi SAW:” wanita yg taat berkhidmat pada
suaminya akan tertutup tujuh pintu neraka dan akan
terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana-mana
pintu yg disukainya, tanpa hisab”
14. Hadis Nabi, “Mana wanita yg bermasam muka
menyebabkan tersinggung suami, maka wanita itu
dimurkai Allah sehingga ia bermanis muka dan tersenyum
mesra pada suaminya”.
15. Sabda Nabi SAW, “Tidak boleh seorang isteri
mengerjakan puasa sunat kalau suaminya ada di rumah
serta dgn tidak seizinnya dan tidak boleh memasukkan
seorang lelaki ke rumahnya dgn tidak seizin suaminya.
16.Nabi SAW bersabda “Tidakkan putus ganjaran dari
Allah kpd seorg isteri yg siang dan malamnya
menggembirakan suaminya”.
17.Dari Muaz, Sabda Nabi SAW “Mana-mana wanita yg
berdiri atas dua kakinya membakar roti utk suaminya
hingga muka dan tangannya kepanasan oleh api maka
diharamkan muka dan tangannya dari kebakaran api
neraka”.
18.Dan mana-mana wanita yang menunggu suaminya hingga
pulang lalu disapukan mukanya, dihamparkan tempat
duduknya atau menyediakan makan-minumnya atau merenung
ia pada suaminya, atau memegang tangannya,
memperelokkan hidangan padanya, memelihara anaknya
atau memanfaatkan hartanya pada suaminya kerana
mencari keredhaan Allah, maka disunatkan baginya akan
tiap-tiap kalimah ucapannya, tiap-tiap kalimah
ucapannya, tiap-tiap langkahnya dan setiap renungannya
pada suaminya sebagaimana memerdekakan seorg hamba.
Pada hari kiamat kelak, Allah kurniakan Nur hingga
tercengang wanita mukmin semuanya atas kurniaan
keramat itu. Tidak seorang pun yg sampai ke martabat
itu kecuali Nabi-nabi.
Thabit Al-Bananiy berkata “seorang wanita dari Bani
Israel yg buta sebelah matanya sgt baik khidmatnya kpd
suaminya. Apabila ia menghidangkan makanan di hadapan
suaminya, dipegangnya pelita hingga suaminya selesai.
Pada suatu malam, pelitanya kehabisan sumbu maka
diambil rambutnya dijadikan sumbu pelita. Pada
esoknya, matanya yg buta telah celik. Allah kurniakan
keramat (kemuliaan) pada perempuan itu kerana
kemuliaan dan penghormatannya pada suaminya.
19.Dari Ibnu Mas’ud, katanya nabi SAW bersabda:
“Tiap-tiap wanita yang menolong suaminya dlm urusan
agama maka Allah akan memasukkannya ke dlm syurga
lebih dahulu dari suaminya (500 thn) kerana dia
memuliakan suaminya di dunia maka mendapat pakaian dan
bau-bauan syurga utk turun ke mahligai suaminya dan
menghadap Allah swt.
20.Nabi Saw bersabda: ” Mana-mana wanita yg berkata
kpd suaminya ‘Tidak pernah aku dapat dari engkau satu
kebajikan pun ‘, maka Allah akan hapuskan amalannya
selama 70 tahun walaupun ia berpuasa siang hari dan
beribadah pada malam hari.
21.Sabda Nabi SAW “Sebaik-baik wanita (isteri) yg
apabila engkau memandang kepadanya, ia menggirangkan
engkau, jika engkau memerintah diturutnya perintah
engkau (taat) dan jika engkau berpergian dijaga harta
engkau dan dirinya”.
22. Sabda Nabi SAW “Perempuan tidak berhak keluar dari
rumahnya melainkan jika dia terpaksa (krn sesuatu
urusan yg mustahak) dan ia juga tidak berhak melalui
jalan lalu-lalang melainkan ditepinya”.
23. Apabila memanggil lelaki akan isterinya ke tempat
tidur tetapi ditolaknya hingga marahlah suaminya, akan
tidurlah wanita itu dlm laknat malaikat hingga ke
pagi.
24. Sabda Nabi SAW ” Wanita yg mempergunakan lidahnya
utk menyakiti hati suaminya ia akan mendapat laknat
dan kemurkaan Allah, laknat malaikat dan laknat
manusia sekalian “.
25. Ibnu Umar ra berkata, Sabda Nabi SAW ” Wanita yg
tinggal di rumah bersama anak-anaknya akan tinggal
bersama-sama aku dlm syurga.”
26. Dlm Kitab Muhimah “Hendaklah isteri mendahului
suaminya atas hak dirinya dari seluruh kaum
kerabatnya”.
27. Rasulullah SAW bersabda “syurga itu di bawah
telapak kaki ibu”.
InsyaAllah akan bersambung, semoga dpt amal dan
sampaikan.
28. Sabda Nabi SAW “Apabila seseorang itu
mengandungkan janin dlm rahimnya, maka beristighfarlah
akan malaikat untuknya. Allah mencatitkan baginya
setiap hari seribu kebaikan dan menghapus baginya
seribu kejahatan “.
29. Sabda Nabi SAW ” Apabila seorg wanita sakit utk
bersalin maka Allah mencatat baginya pahala org yg
berjihad pada jalan Allah ”
30. Sabda Nabi SAW ” Ya Fatimah! Mana-mana wanita
meminyakkan rambut dan janggut suaminya, memotong
misai dan mengerat kuku suaminya, Allah akan berikan
dia minum dari sungai-sungai dlm syurga serta
diringankan Allah baginya sakaratul maut dan akan
didapati kuburnya menjadi sebuah taman daripada
taman-taman syurga dan dicatatkan baginya kelepasan
dari api neraka dan selamat ia melintas titian sirat
“.
31. Dari Ali bin Abi Talib, Aku dengar Rasululullah
SAW bersabda, Tiga golongan umatku akan mengisi neraka
Jahanam selama 7 kali umur dunia mereka iaitu:
a. Orang yg gemuk tetapi kurus
b. Orang yg berpakaian tetapi telanjang
c. Orang yg alim tetapi jahil
Adapun yg gemuk ttp kurus itu ialah wanita yg gemuk
(sihat) tubuh badannya tetapi kurang amal ibadatnya.
Adapun org yg berpakaian ttp telanjang itu ialah
wanita yg cukup pakaiannya ttp tidak taat agama.
Dan adapun orang yg alim ttp jahil itu ialah ulama
yang menghalalkan yang haram kerana kepentingan
peribadi.
32. Sabda Nabi SAW ” Telah aku saksikan kebanyakkan
ahli neraka adalah wanita” Ditanya, “Mengapakah
demikian Ya Rasululullah?”
Dijawab baginda SAW ” Wanita mengkufurkan suaminya dan
mengkufurkan ehsannya. Jikalau engkau berbuat baik
kpdnya seberapa banyak pun dia masih belum rasa
berpuas hati dan cukup “.
33.Sabda Nabi SAW ” Kebanyakkan ahli neraka adalah
terdiri dari kaum wanita” maka menangislah mereka dan
bertanya salah seorg dpd mereka “mengapa terjadi
demikian, adakah kerana mereka berzina atau membunuh
anak atau kafir?” Jawab nabi, “Tidak, mereka ini ialah
mereka yg tidak bersyukur akan nikmat suaminya,
sesungguhnya tiap-tiap seorg kamu adalah nikmat
suaminya”.
34. Sabda Nabi SAW ” Keadaan wanita sepuluh kali ganda
seorg lelaki didlm neraka dan dua kali ganda seorg
lelaki di dlm syurga”
35. Sabda Nabi SAW “Wahai Fatimah, utk setiap wanita
yg mengeluarkan peluh ketika membuat roti, Allah akan
membina tujuh parit di antara dirinya dgn api neraka,
di antara parit-parit itu ialah sejauh langit dan
bumi”.
36. “Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang memintal
benang-benang Allah akan mencatatkan utknya perbuatan
baik sebanyak utas benang yg dibuat dan memadamkan
seratus perbuatan jahat”.
37. “Wahai Fatimah, utk setiap wanita yg menganyam
akan benang yg dibuatnya, Allah telah menentukan satu
tempat khas utknya di atas takhta di hari akhirat.”
38. Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yg memintal
benang dan kemudian dibuat pakaian utk anak-anaknya
maka Allah akan mencatatkan baginya ganjaran sama
seperti org yg memberi makan kpd seribu org lapar dan
memberi pakaian kpd seribu org yg tidak berpakaian.
39. Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yg meminyakkan
rambut anaknya, menyikatnya, mencuci pakaian-pakaian
mereka dan mencuci akan diri anaknya itu, Allah akan
mencatatkan utknya pekerjaan baik sebanyak helai
rambut mereka dan memadamkan sebanyak itu pula
pekerjaan yg jahat dan menjadikan dirinya kelihatan
berseri di mata org-org yg memandangnya.
eyma: sukar menjadi wanita yg solehah......semoga kita para wanita terus diberi petunjuk olehNya.........
Tuesday, December 15, 2009
sediakah anda untuk berkahwin?
Anda mungkin telah bertemu dengan pasangan yang anda cintai. Tetapi masalahnya anda masih belum punya keyakinan untuk mengakhiri hubungan percintaan itu ke jinjang pelamin. Ada perasaan ragu-ragu untuk melangkah ke alam rumah tangga yang penuh dengan tanggungjawab dan pelbagai dugaan.
Sememangnya banyak yang perlu difikirkan sebelum mengambil keputusan untuk mendirikan rumah tangga. Anda harus menyediakan diri dengan banyak perkara. Kerana mengingatkan semua perkara inilah ramai yang masih belum berani berkahwin walaupun telah bertahun-tahun bercinta.
Tulisan di bawah ini bukan untuk menakut-nakutkan anda yang masih bujang tentang perkahwinan tapi sekadar ingin memberitahu beberapa perkara yang harus dipertimbangkan sebelum membuat keputusan mengakhiri zaman solo.
Fikirkan perkara-perkara di bawah tapi jika anda sudah yakin dengan pilihan anda, tunggu apa lagi!
Ada alasan kukuh berkahwin
Perkara paling utama ialah keyakinan diri. Oleh sebab itu, yakinkan diri kenapa anda harus mendirikan rumah tangga. Apa yang ingin anda perolehi daripadanya? Apa kesannya pada diri anda, pasangan dan keluarga masing-masing? Jika jawapannya masih belum dapat anda pastikan, ataupun alasannya belum lagi realistik, lebih baik tunda dahulu niat anda sehingga anda benar-benar yakin.
Harus sedia berkongsi
Anda harus menerima kenyataan bahawa situasi tinggal bersama itu berbeza dengan tinggal sendiri. Semuanya harus dikongsi. Bukan sekadar berkongsi bilik, satu almari tetapi juga berkongsi waktu, perhatian, seks, kewangan dan juga emosi.
Sedia untuk sakit hati
Segala tindakan dan perbuatan pasti mempunyai risiko. Begitu juga dengan mengambil keputusan untuk berkahwin. Perkahwinan akan membuka topeng masing-masing. Jika sudah memutuskan untuk berkahwin bererti anda harus sedia menerima risiko paling buruk tentang sikap pasangan anda.
Sedia untuk berfikiran terbuka
Masalah selalu ada, bila-bila dan di mana saja. Adakalanya permasalahan timbul untuk memperbaiki kualiti hubungan anda. Oleh sebab itu, lebih baik jika anda selalu sedia membuka diri untuk bertukar fikiran dengan pasangan agar hubungan emosi tetap terjalin.
Sedia untuk kompromi
Punya agenda, pendapat atau prinsip sendiri memang boleh tapi ingat akan pasangan anda. Dia juga mempunyai kesibukan, pendapat, keinginan yang mungkin berbeza dengan anda. Maka meningkat diri untuk bertoleransi, saling menghargai akan sangat membantu rumah tangga.
Sedia untuk berpisah
Di dunia ini tidak ada yang abadi. Berkahwin merupakan cara untuk menyatukan dua hati yang berbeza dan membina sebuah mahligai bahagian. Namun dalam keadaan tertentu, terlalu sukar untuk mempertahankan kebahagiaan itu. Cara yang terbaik adalah dengan berpisah. Ketika anda melafazkan akad, anda harus menyedari bahawa akan ada salam perpisahan jika tidak seiringan.
Sedia menerima malu
Anda tentu mempunyai kriteria tersendiri dalam memilih pasangan. Tetapi, seburuk apa pun sifat dan perilaku pasangan anda di mata orang, dia adalah pilihan anda. Oleh sebab itu, anda harus berani mati dan sedia untuk malu bagi menjaga kehormatan masing-masing.
Soal anak
Selepas mendirikan rumah tangga, kehadiran anak amat dinanti untuk menyerikan kehidupan. Tetapi secara anda sedar atau tidak, anak dapat mempengaruhi hubungan dan kehidupan rumah tangga anda. Bagaimanapun, kehadiran anak adalah kurniaan Tuhan. Maka bersikap rasional dalam masalah ini akan lebih baik. Anda tidak harus mengurangi waktu untuk berdua ketika ada atau tanpa anak sekalipun.
Thursday, December 10, 2009
Yang tidak Disukai suami..
Perkara-perkara yang tidak disukai oleh suami:-
- Apabila suami melihat keadaan isterinya yang tidak kemas, serta comot.
- Takkala suami pulang dari pejabat keadaan dalam rumah itu sendiri bersepah, tidak kemas, teratur. Segala kelengkapan suami seperti stoking, seluar tidak diletakkan ketempat asalnya.
- Tiada insan yang sudi menyambut suami takala ia pulang dari tempat kerja dengan dihidangkan segelas air kegemarannya. Disamping membawa barang-barang yang dipegang oleh suami seperti beg, kunci kereta dan sebagainya.
- Isteri masih belum pulang dari rumah/lewat, sedangkan suami sudah berada di rumah.
- Isteri tidak pernah mengeluarkan atau mengucapkan perkataan ‘sayang’ memuji suami seperti ‘cantiklah abang pakai baju ni’.’pandailah abang pilih kain ni’.
- Mengelakkan diri dari berleter berlebihan kerana kebanyakan suami tidak suka melihat isterinya berkeadaan sebegitu lebih-lebih lagi suami yang baru pulang dari kerja. Sebaiknya lemparkanlah sebaris senyuman sambil menghidangkan makanan yang istimewa buatnya.
- Isteri tidak berusaha malah jarang sekali menyentuh tangan suaminya apatahlagi memegang dan mengurut suami sedangkan sentuhan akan menyemarakkan lagi hubungan suami dan isteri.
- Elakkan diri dari menceritakan keburukan suami kepada orang lain, jiran, kawan-kawan mahupun ahli keluarganya yang lain. Ini kerana segala hal dalam rumahtangga anda adalah hak peribadi anda dan suami sahaja.
- Elakkan memarahi anak-anak depan suami lebih-lebih lagi pada anak yang suami sayang. Jika perlu tergurlah dengan nada perlahan dan baik.
- Rajinlah masak untuk suami walau sesibuk manapun kerana kebanyakan suami sukakan air tangan isterinya.
Subscribe to:
Posts (Atom)
